Jika waktu itu berwujud air aku ingin membekukannya
supaya aku bisa selalu berada di sisimu
supaya situasi ini bisa bertahan untuk lebih lama
tapi apa daya
waktu bukanlah air yang bisa kubekukan
waktu juga bukan udara yang bisa kusimpan diwadah seperti tabung
karena itu
aku tak bisa menahanmu
menahanmu untuk tetap berada di sisiku
biarlah semuanya menguap
biarlah waktu tetap menjadi waktu
entah aku bisa atau tidak
bertahan untuk tidak melihat dirimu lagi
aku melepasmu bukan karena aku benci atau karena putus asa
aku hanya membiarkan takdir yang menggunakan tanggannya untuk menghubungkan kita kembali
ya,takdir itu seperti tali
mungkin dimasing masing jari kita ada tali itu
hanya kita tidak melihatnya,transparan seperti udara
seperti angin yang selalu berhembus
seperti itulah aku padamu,seperti doaku yang tak kunjung henti tentangmu
dalam sujudku kepada yang menciptakanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar