Hari ini cukup
melelahkan,kelas pertama dan kedua tetap menyenangkan,rapat cukup lama tadi,ada
beberapa hal yang dirombak terkait dengan acara yang akan diadakan,juga ada
beberapa yang perlu perbaikan,cukup melelahkan tapi tetap menyenangkan.
Hari yang cukup
melelahkan,tapi penuh rasa syukur,tugas untuk minggu depan juga banyak,sudah
kuangsur sedikit demi sedikit,mencoba untuk menghilangkan kebiasaan deadliner.
Tadi juga beberapa kali
menghubungi beberapa pembicara,semuanya baik,aku senang.
Tadi juga menghubungi kak Ridho
untuk membahas antologi KSM,beliau menyuruhku mengirim rancangan dan mekanisme
kegiatan yang sudah kubuat,sayang tadi yahoo berulah,aku tidak bisa memuat
lampiran dokumen yang kubuat,jadi aku belum mengirim,kuputuskan besok pagi
minimal jam delapan sudah sampai di inbox beliau.
Tadi jam delapan aku ke asrama
sebentar,menepati janji untuk berkumpul sekedar melepas rindu dengan para
sahabat,mereka semakin cantik rasanya setelah lama tak jumpa.Sewaktu mau ke
asrama aku duduk di bangku bikun agak ke tengah tempatnya,lalu di halte
berikutnya ada seorang ibu yang sudah cukup berumur masuk,tidak ada bangku
kosong lagi,semua penuh.Di dekat ibu itu ada laki laki muda yang duduk di
bangku,kukira akan memberikan tempat duduknya pada ibu itu,tapi ternyata tidak,aku
kecewa.
Aku memanggil ibu itu supaya
duduk di tempatku,tapi beliau tidak mendengar,suaraku mungkin terlalu kecil,aku
menghela nafas.
Di halte stasiun,beliau bergeser
ke tengah,kuminta untuk duduk di tempat duduk yang sebelumnya kududuki,beliau
mau,aku senang.Lagu yang di setel di bikun cukup melow,tapi entah kenapa
rasanya keren,karena aku melihat ke luar jendela,cahaya bulan cukup
terang,mengingatkanku akan sosok Gie,haha pria itu.
Aku berada si asrama tidak
begitu lama,hanya satu jam,karena takut nanti pulang terlalu larut.Aku kembali
ke rumah bersama Diwey,menyusuri jalan yang pernah dilewati orang itu,orang
yang unik,haha kenapa menjadi teringat sosok itu lagi,sudahlah,lupakan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar